Selamat datang di "CINGSINGSEHAT.COM"

coba

RADIO MPU KANWA || BERANDA || PPNI || BELANJA DI GANJAR || UU KEPERAWATAN 

RIAS PENGANTIN DAN STUDIO FOTO

SEHAT UNTUK SEMUA

Anda Pengunjung Ke

Jumat, 11 Februari 2011

Jangan Lakukan Hal-Hal Ini di Ranjang

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

Detail Berita
Saatnya bercinta (Foto: Corbis)
SESUATU yang sifatnya berlebihan justru akan mengacaukan, termasuk urusan ranjang. Lalu, bagaimana agar kehidupan seks tetap berjalan lancar?

Saking asyiknya di ranjang, Anda kerap kebablasan melakukan hal yang sebenarnya menjemukan pasangan. Padahal tanpa Anda sadari, hal tersebut justru memicu ketidaknyamanan hubungan ranjang.

Berikut ini hal-hal yang sebaiknya dihindari saat Anda berada di ranjang, seperti dilansir Idiva.

Mendiskusikan kehidupan seks masa lalu Anda

Jagalah identitas siapapun yang pernah tidur dengan Anda. Pria tidak menyukai hal ini. Apalagi jika Anda membanding-bandingkan dengan mantannya. Tentu pasangan akan merasa harga dirinya terzalimi.

Naina Malhotra, “copywriter” (25) memiliki kebiasaan membicarakan mantannya saat bercengkrama dengan pasangan.

“Suatu hari, saya melakukannya di tempat tidur. Tapi dia hanya berdiri dan kemudian memakai pakaiannya kembali lalu bergegas pergi meninggalkan kamar. Saya hanya bertanya-tanya, kesalahan apa yang telah saya lakukan,” katanya.

Terlalu banyak bicara

Percakapan yang sifatnya intermezo atau sekadar mengisi kekosongan saat Anda bersamanya memang tak menjadi masalah. Tapi bayangkan ketika berbagai obrolan terus bergulir selama berjam-jam. Hasilnya sangat membosankan.

“Saya meminta pasangan membawa buku catatannya ke tempat tidur dan menuliskan semua hal yang ingin dia katakan agar saya lebih baik,” kata Ajay Vema, (27), Software programmer.

Menanyakan tentang perasaannya terhadap Anda

Jangan pernah sekali-kali melayangkan pertanyaan, “Apakah kamu mencintaiku?” setelah Anda bercinta dengannya. Pertanyaan ini akan sia-sia karena dia tidak akan pernah berkata “tidak” soal cintanya pada Anda. Simpan pertanyaan itu dan ajukan di momen lain, misalnya saat makan siang bersama.

Memeluk berlebihan

Memeluk memang dapat menenangkan perasaan pasangan. Tapi apa jadinya ketika perhatian ini dilakukan secara berlebihan? Pasti akan membosankan.

“Ya, tampaknya pria memang perlu tidur. Seks adalah tugas berat untuknya. Dia membutuhkan tenaga ekstra untuk menyelesaikannya,” ujar Vikram Sharma, manajer pemasaran (25). “Seks memang melelahkan. Saya ingin segera tidur, tapi dia masih ingin berpelukan dan enggan pergi,” katanya.

Membicarakan isu relationship
 
Ranjang adalah area intim Anda dengannya. Karenanya, hindari untuk membicarakan berbagai hal antara Anda dan dia sampai pagi menjelang. Manfaatkan waktu untuk membicarakan hal yang menyenangkan dan membuat keintiman Anda terjalin. Membahas segala macam isu negatif hanya akan merusak hubungan.

Aturan umum, buat semuanya mudah tanpa perlu menekannya dengan berlebihan. Buat dia bahagia dengan segala perhatian Anda sehingga dia pun akan memberikan feedback yang sama.
(tty)

Tidak ada komentar:

Hi hi hi hiii....