Selamat datang di "CINGSINGSEHAT.COM"

coba

RADIO MPU KANWA || BERANDA || PPNI || BELANJA DI GANJAR || UU KEPERAWATAN 

RIAS PENGANTIN DAN STUDIO FOTO

SEHAT UNTUK SEMUA

Anda Pengunjung Ke

Minggu, 27 Februari 2011

Makanan Berlemak Bikin IQ Anak "Jongkok"

shutterstock

KOMPAS.com — Orangtua yang ingin anaknya cerdas disarankan untuk mengurangi asupan makanan berlemak, bergula, dan mengandung pengawet pada masa tiga tahun pertama usia anak atau biasa disebut periode emas (golden period).
Sejak dalam kandungan sampai usia tiga tahun, otak bayi mengalami perkembangan sangat cepat. Itu sebabnya nutrisi yang baik diperlukan untuk pertumbuhan otak dan kecerdasan.
Sebuah penelitian menunjukkan, anak-anak yang diberi makanan berlemak, kaya akan gula, dan makanan yang diawetkan memiliki kadar intelegensia (IQ) lebih rendah dibanding dengan anak yang mendapat asupan kaya vitamin dan mineral.
"Kami menemukan bukti bahwa konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan berpengawet berkaitan erat dengan rendahnya nilai IQ di usia dewasa," kata  Kate Northstone, peneliti dari University of Bristol.
Dalam penelitiannya, Northstone dan timnya mengumpulkan data 3.966 anak yang lahir antara tahun 1991 dan 1992. Para orangtua anak-anak lalu diberi pertanyaan tentang pola makan anak mereka di usia 3, 4, 7, dan 8,5 tahun. Kemudian IQ anak ini diukur menggunakan standar yang berlaku ketika si anak berusia 8,5 tahun.
Secara umum pola makan anak-anak itu dikelompokkan ke dalam tiga kelompok, yakni makanan yang "diproses" yang kaya lemak, gula, dan makanan enak, kelompok kedua adalah makanan "tradisional" yang tinggi, daging, dan sayuran, serta makanan "sehat" yang terdiri dari sayur, buah, salad, ikan, nasi, dan pasta.
Anak yang sering mengasup makanan yang diproses di usia tiga tahun mememiliki IQ lebih rendah di usia 8,5 tahun dibanding dengan anak yang pola makannya sehat.
Para peneliti juga menemukan pola makan anak di usia 3 tahun lebih berpengaruh pada kecerdasannya dibanding di usia 4 atau 7 tahun.
Ahli gizi Samantha Heller mengatakan, di masa periode emas otak membutuhkan komponen yang penting agar bisa berfungsi dan berkembang optimal.
"Otak butuh nutrisi yang didapat dari lemak sehat, vitamin, dan mineral. Orangtua yang sibuk biasanya sering tidak sempat menyiapkan makanan sehat untuk anaknya dan menggantinya dengan makanan berlemak yang lebih menarik minat anak," katanya.
Sumber : Healthday News
Penulis: AN   |   Editor: Lusia Kus Anna   |

Usia 18 Bulan, Bayi Mulai Pintar Berhitung

Ilustraisi Shutterstock

KOMPAS.com - Sebuah penelitian menunjukkan, seorang balita mulai belajar berhitung pada usia yang lebih dini dari yang pernah diperkirakan. Tim yang melakukan penelitian itu menemukan, para balita mulai mengenali ilmu hitung pada usia 18 bulan.
Tim peneliti tersebut menyandarkan kesimpulannya dari hasil pengamatan mereka terhadap 36 balita. Para balita itu diperlihatkan video yang menggambarkan enam ekor ikan. Satu versi menunjukkan video dengan tangan yang menunjuk pada setiap ikan dengan disertai hitungan verbal satu sampai enam. Sedangkan versi lain juga disertai hitungan verbal sampai enam namun dengan tangan yang hanya menunjuk pada dua ekor ikan terus-menerus.
Hasilnya, para balita itu lebih memerhatikan video yang menunjukkan urutan berhitung yang benar.
"Ini menunjukkan bahwa manusia belajar berhitung pada usia yang lebih dini berdasarkan paparan rutinitas berhitung dalam budayanya," simpul profesor Virginia Slaughter dan koleganya dari University of Queensland.
Menurut profesor Slaughter, hasil penelitian itu membuktikan balita mulai menyerap prinsip abstrak berhitung dengan mengamati proses berhitung yang benar sebelum bisa berhitung sendiri.
Ia juga menambahkan, anak-anak mulai bisa berhitung setelah usia dua tahun. Namun sebelum itu, balita melihat banyak contoh berhitung yang diperagakan orang tua, saudara-saudaranya yang lebih tua atau yang ditampilkan di televisi.(Telegraph/Agung Dwi Cahyadi)

Akupunktur untuk Kurangi Nyeri Persalinan


shutterstock
Ilustrasi akupuntur

Bayang-bayang akan rasa nyeri saat persalinan kerap kali menghantui perempuan yang akan melahirkan. Nyeri persalinan dirasakan karena adanya kontraksi rahim yang disebabkan pelebaran mulut rahim dan segmen bawah rahim.
Dengan perkembangan medis, ditemukan berbagai metode pengendalian nyeri, baik farmakologis (dengan obat) maupun nonfarmakologis.
Metode nonfarmakologis dapat dilakukan melalui pendekatan psikologis, seperti hipnoterapi dan pendekatan sensori, seperti akupunktur, serta intervensi bukan manual, seperti hidroterapi.
Kelebihan metode nonfarmakologis, menurut dokter obstetri ginekologi dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi, Solo, Abdurahman Laqif, tidak perlu menggunakan obat. Adapun mengatasi rasa nyeri secara farmakologis menggunakan obat bisa menimbulkan efek samping berupa dampak jangka panjang pada bayi, pembengkakan kandung kemih ibu, dan waktu persalinan fase kala I (dari nyeri sampai pembukaan lengkap) yang lebih panjang.
Akupunktur (teknik pengobatan dengan tusuk jarum) dapat dimanfaatkan untuk mengurangi rasa nyeri saat persalinan dan memperpendek durasi persalinan.
Menghambat rasa nyeri Ahli anestesiologi, reanimasi, dan akupunktur Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Syarif Sudirman, menuturkan, akupunktur merangsang pelepasan zat kimia, seperti endorfin, enkefalin, dinorfin, serotonin, dan noradrenalin, yang menghambat rasa nyeri dan memberi rasa tenang.
”Akupunktur memberi efek pada titik yang ditusuk jarum berupa pelebaran pembuluh darah sehingga mampu menyerap substansi kimia penyebab nyeri,” kata Syarif yang juga bertugas di Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr Soeharso usai Sosialisasi Pemanfaatan Akupunktur dalam Persalinan Bebas Nyeri di Fakultas Kedokteran UNS Solo, Kamis (17/2).
Akupunktur mulai dilakukan saat ibu masuk fase kala I persalinan, yakni saat mulut rahim membuka sepanjang 4 sentimeter. Saat itu dilakukan akupunktur di punggung. Tusuk jarum kembali dilakukan saat masuk kala II (dari pembukaan lengkap sampai janin keluar) yang ditandai dengan adanya kekuatan untuk his (kontraksi) dan mengejan untuk mendorong janin lahir. Akupunktur dilakukan di atas tulang sakrum (bagian paling bawah tulang belakang).
Akupunktur mampu menghambat nyeri yang timbul pada suatu struktur tubuh dengan cara mengirim sensor ke bagian tertentu di saraf tulang belakang. Penusukan jarum pada atau dekat struktur yang nyeri akan memberi efek menghambat rasa nyeri.
”Akupunktur tidak menghilangkan kontraksi yang dibutuhkan saat persalinan. Akupunktur mengurangi nyeri sampai batas yang bisa ditoleransi ibu bersalin. Nyeri persalinan yang merupakan nyeri alami tetap dibutuhkan sebagai tanda dalam proses persalinan,” kata Syarif.
Menurut Syarif, metode akupunktur untuk mengurangi nyeri persalinan belum dipraktikkan di Indonesia. Untuk itu, dia bekerja sama dengan dokter kandungan mengenalkan metode ini kepada para bidan dan akupunkturis di Kota Solo. ”Di Eropa, metode ini sudah lazim digunakan,” katanya.
Metode akupunktur untuk mengurangi nyeri persalinan, Syarif melanjutkan, memerlukan dukungan tim sukses, yakni suami, keluarga, bidan, akupunkturis, dan dokter kandungan sesuai dengan peran masing-masing. Tindakan akupunktur diterapkan dengan syarat persalinan diperkirakan normal, tekanan darah ibu normal, dan posisi kepala bayi lebih dulu pada jalan lahir.
”Berkurangnya nyeri akan menghilangkan hambatan psikologis pada ibu bersalin sehingga proses bersalin sesuai fase ideal,” kata Abdurahman Laqif.
Sri Rejeki

5 Tanda Dia Bukan Tipe Pasangan Terbaik

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

Detail Berita
Pilih-pilih pasangan terbaik untuk Anda. (Foto: Corbis)
SEBELUM memutuskan seseorang menjadi pasangan Anda, sebaiknya kenali lebih dalam tentang dirinya. Ini penting agar Anda tak menyesal di kemudian hari.

Mungkin dari Anda saat ini sedang menjalani pendekatan dengan beberapa pria dan masih bingung untuk memutuskan siapakah sosok yang sesuai untuk Anda. Jangan dulu tergesa-gesa memutuskan. Mengenali sosok seseorang memang membutuhkan waktu yang tak singkat, apalagi yang menyangkut pilihan hati. Tentu ini bukan hal main-main untuk memutuskannya.

Nah, agar Anda tidak bingung menentukan apakah si dia tipe yang buruk untuk Anda, kenali tandanya berikut ini seperti dilansir Idiva.

- Tagihan pembayaran telepon, internet, dan perjalanan lainnya lebih banyak dari Anda.

- Anda jadi sering menangis. Sosoknya tak bisa menenangkan Anda, sementara Anda adalah orang yang takut dengan kesunyian.

- Anda jadi minim bertemu dengan teman-teman dan keluarga selama berminggu-minggu karena hampir semua waktu Anda dilewatkan bersama dia.

- Kebanyakan teman-teman Anda  mengatakan kalau dia adalah sosok yang tak layak  untuk Anda.

- Anda sering jatuh sakit.

Cara terbaik untuk sebuah perubahan

Jauh di lubuk hati mungkin Anda sadar bahwa orang ini tidak baik untuk Anda. Nah, sudah saatnya bagi Anda untuk menghadapi ketakutan ini dan memunculkan keberanian Anda untuk menemukan sosok yang terbaik untuk Anda. Ingat, kendali cinta bukan dipegang oleh orang lain, tetapi oleh Anda sendiri yang menentukannya sejak awal. Kalaupun saat ini dia bukanlah sosok terbaik, jangan lekas memaksakan. Percayalah bahwa cinta sejati akan hadir dan indah  pada waktunya.
(tty) Share

Hi hi hi hiii....