Selamat datang di "CINGSINGSEHAT.COM"

coba

RADIO MPU KANWA || BERANDA || PPNI || BELANJA DI GANJAR || UU KEPERAWATAN 

RIAS PENGANTIN DAN STUDIO FOTO

SEHAT UNTUK SEMUA

Anda Pengunjung Ke

Senin, 19 September 2011

Kulit Kentang Kleci Ampuh Cegah Sel Kanker

image ANDA tentu pernah menjumpai kentang kleci. Kentang berkulit hitam sebesar ibu jari itu banyak ditemui di pasar-pasar tradisional. Dalam kehidupan, umbi kecil itu biasanya dikukus untuk dikonsumsi atau terkadang dicampur dalam sayuran. Rasa kentang hitam itu seperti juga kentang-kentang lainnya. Namun, tahukah Anda kandungan yang ada di dalamnya?
Bernama latin coleus tuberosus, kentang kleci ternyata selain sebagai sumber karbohidrat, juga mengandung senyawa-senyawa antioksidan dan antiproliferasi (antiperbanyakan sel kanker) golongan triterpenic acid.
Itu pula yang kemudian menarik Mutiara Nugraheni, mahasiswa S-3 Program Studi Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, untuk melakukan serangkaian penelitian terkait dengan senyawa fungsional kentang hitam. Dari penelitiannya, berhasil ditemukan senyawa triterpenic acid yang dominan dalam kentang hitam berupa ursolic acid (UA) dan oleanolic acid (OA).
Dari kajian penelitiannya diketahui bahwa kandungan senyawa-senyawa di bagian kulit lebih tinggi (sekitar empat kali) dibandingkan dengan bagian daging umbi. "Senyawa-senyawa tersebut dan ekstrak umbi kentang hitam setelah diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode FTC dan TBA ternyata positif menunjukkan aktivitas yang tinggi," ujar Prof Dr Ir Umar Santoso MSc di kampus UGM.
Sebagai promotor Mutiara Nugraheni dalam meraih gelar doktor UGM Prof Umar mengatakan, Mutiara telah melakukan uji aktivitas antiproliferasi terhadap ekstrak umbi kentang hitam (bagian kulit dan daging) dengan menggunakan sel-sel kanker payudara MCF-7 (michigan cancer foundation-7) dan memakai metode MTT Assay.
Hambat Proliferasi
Secara singkat, sel-sel kanker ditempatkan dalam sumuran-sumuran pada plat kemudian diberikan perlakuan dengan ekstrak umbi kentang hitam berbagai konsentrasi.
Setelah diinkubasi selama 72 jam dan diberi tambahan reagen MTT, dengan pengukuran tingkat viabilitas sel menggunakan ELISA Reader, hasil penelitian menunjukkan baik ursolic acid, oleanolic acid, maupun ekstrak umbi secara signifikan menghambat proliferasi sel-sel kanker.
"Ternyata aktivitas antiproliferasi ekstrak bagian kulit lebih tinggi daripada bagian daging. Hal ini karena kandungan ursolic acid dan oleanolic acid yang lebih tinggi di bagian kulit," jelasnya.
Ditambahkan, untuk mengetahui mekanisme antiproliferasinya, Mutiara  sebagai peneliti melakukan pengamatan mikroskopik setelah memberikan pewarnaan (staining) menggunakan acridine orange/ethidium bromide. Cara itu memberi bukti bahwa sel-sel kanker yang diberi perlakuan ekstrak umbi kentang mengalami apoptosis, yaitu terjadi kerusakan morfologi, fragmentasi DNA, dan kematian sel-sel kanker tersebut.
"Tim penguji menilai hasil penelitian Mutiara Nugraheni menjadi temuan menarik karena membuktikan secara ilmiah bahwa umbi yang selama ini praktis tak dikenal ternyata mengandung komponen-komponen fungsional berkhasiat kesehatan. Temuan ini pun telah dipublikasikan di tiga jurnal tingkat internasional, yaitu International Food Research Journal, African Journal of Food Science, dan Journal of Medicinal Plants Research," tandasnya
(Bambang Unjianto/CN26).Suara Merdeka.

Alasan Kuat Asia Jarang Menangi Miss Universe

Fitri Yulianti - Okezone

Shamcey Supsup (Foto: ibtimes)
Shamcey Supsup (Foto: ibtimes)

SEJAUH perhelatan Miss Universe ke-60, kontestan asal negara Latin selalu unggul, entah hanya di posisi runner up ataupun menjadi pemenang. Bagaimana peluang kontestan asal negara-negara Asia?

Perhelatan Miss Universe 2011 berhasil menemukan pemenangnya, Leila Lopes asal Angola. Wanita Afrika kedua dan wanita kulit hitam keempat ini tentu menorehkan catatan membanggakan bagi ras dan negaranya.

Namun, prestasi tersebut sepertinya tidak sebanding dengan kontes Miss Universe yang tahun ini memasuki perhelatan ke-60. Sebab, kontestan Afrika tidak seberuntung kontestan negara Latin yang kerap menjadi pemenang di ajang tahunan tersebut.

Nasib serupa dialami pula oleh kontestan asal Asia, terakhir muncul nama Ryo Mori dari Jepang yang dinobatkan Miss Universe 2007. Sementara untuk tahun ini, wakil Asia cukup puas dengan menempati posisi runner up ketiga (Shamcey Supsup asal Filipina) dan runner up keempat (Luo Zilin asal China).

Presdir Mustika Ratu yang menaungi Yayasan Puteri Indonesia (YPI), Putri Kuswisnu Wardani mensinyalir penyebabnya lantaran negara Latin memiliki persiapan lebih matang. Belum lagi, dukungan masyarakat dan pemerintahnya.

“Bahwasanya negara-negara Latin kerap memenangkan ajang ini merupakan bukti kejelian mereka memilih wakil, kesiapan mereka, dan dukungan formal/informal dari pemerintah terkait maupun masyarakatnya, seperti kandidat dari Filipina, vote penggemar dari negaranya selalu tertinggi,” jelasnya lewat pesan singkat yang diterima okezone, baru-baru ini.

Penyebab lainnya juga karena baru ada satu negara yang secara khusus memiliki sekolah kontes kecantikan (pageant school) di kawasan Asia, tepatnya di India. Di kawasan Latin, Venezuela sudah memiliki. Di sekolah ini, wanita tercantik yang terpilih lewat kontes tahunan di negaranya mendapatkan pembekalan khusus menuju Miss Universe.

“Kita hanya punya modeling school, padahal beda banget pendidikan yang didapat dengan pageant school, misalnya cara jalan di catwalk. Cara jalan di catwalk untuk kontes kecantikan internasional ada trik khusus, saat membawakan baju swim suit atau juga gaun malam,” sahut dr Reisa Kartikasari, Puteri Indonesia Lingkungan 2010 saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, belum lama ini.

Wanita yang akan berlaga di kontes Miss International pada November mendatang ini menambahkan, faktor pembawaan diri juga berperan besar. Wanita Asia, katanya, kurang bisa bersosialisasi dibandingkan wanita Latin.

“Kontestan Asia kurang bisa berbaur, bergaulnya selalu dengan yang sesama Asia,” tukasnya.
(ftr)

Miss Universe Tanpa Celana Dalam, Bukan Kehebohan Pertama

Fitri Yulianti - Okezone

Catalina Robayo (Foto: missuniverse)
Catalina Robayo (Foto: missuniverse)

KONTES Miss Universe sempat diwarnai peristiwa memalukan di mana salah satu kontestan tidak memakai celana dalam ketika tampil di depan publik. Ternyata, ini bukan peristiwa memalukan yang pertama.

Sekira dua hari lalu, kontestan asal Kolombia, Catalina Robayo, tertangkap basah fotografer media tidak bercelana dalam ketika memakai gaun mini warna oranye. Hasil jepretan kala ia duduk mengumbar selangkangan itu terpampang di sebuah surat kabar yang tentunya mencoreng reputasi Yayasan Miss Universe.

Presiden Yayasan Miss Universe, Paula Shugart, lemas saat mendengar kabar itu dari salah satu timnya. "Ada banyak wanita berbalut gaun mini yang menjadi pusat perhatian, tetapi ketika saya melihat foto itu di halaman depan surat kabar, saya sungguh terkejut."

"Tim pengawas kami sudah menjelaskan kepada seluruh kontestan tentang cara berbusana yang baik. Salah satu tim kami juga sudah berbicara kepada Robayo, dan ia mengatakan pakai celana dalam. Bagaimanapun juga, kasus ini sudah cukup mengusik keadaan di sini selama beberapa hari," imbuhnya.

Rupanya, Catalina bukan satu-satunya peserta kontes kecantikan yang pernah terjebak dalam situasi memalukan. Pada 2009, Carrie Prejean, Miss California dan runner-up Miss USA menghadapi penghinaan publik ketika foto-foto lamanya yang semi-telanjang dirilis di dunia maya. Foto tersebut dipublikasikan setelah dia memenangkan kontes mahkota kecantikan di negaranya.

Sementara pada 2006, Miss USA Tara Conner pernah masuk pusat rehabilitasi setelah berjuang dari obat-obatan dan alkohol saat ia memeroleh gelar wanita tercantik se-Amerika Serikat. Demikian seperti disitat Dailymail, Sabtu (10/9/2011).

Donald Trump selaku empunya hajat menolak untuk bereaksi keras terhadap insiden-insiden memalukan tersebut. "Aku selalu percaya pada kesempatan kedua. Tara adalah orang yang baik. Dia adalah pekerja keras,” katanya, kala itu.

Kini, 89 wanita cantik seluruh dunia sedang bersiap menghadapi malam final Miss Universe 2011 di Sao Paulo, Brasil pada 12 September malam, waktu setempat.
(ftr)

Anak Tertekan karena Berat Badan

Senin, 19 September 2011 - 09:29 wib
Anak tertekan karena berat badan. (Foto: Getty Images)
Anak tertekan karena berat badan. (Foto: Getty Images)
APA yang Anda lakukan jika melihat anak Anda yang masih usia sekolah terlihat lebih gemuk daripada yang seharusnya? Mungkin saja Anda akan mengatakan langsung kepadanya soal problem ini.

Tapi berhati-hatilah saat membicarakan dengan buah hati Anda.Karena ini bisa membuat anak sensitif dan kehilangan kepercayaan diri.

”Membicarakan soal berat badan bisa membuat anak merasa tertekan,“ kata ahli diet Sarah Krieger, yang juga menjabat sebagai juru bicara American Dietetic Association.

Nah untuk menghindarinya, sebaiknya orangtua bisa memulai pembicaraan tentang makanan sehat dan kebiasaan berolahraga. Namun, ini bukan hanya pembicaraan satu kali dan selesai. Ini harus menjadi sebuah percakapan yang terus berlangsung, saat buah hati Anda sudah terbebas dari masalah berat badan sekalipun.

Tekankan kepada mereka bahwa berat badan tak hanya berpengaruh terhadap penampilan, tetapi juga kesehatan. Anak-anak yang kelebihan berat badan berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, bahkan saat masih kecil.

Kegemukan dan obesitas pada anak-anak juga berisiko terkena sleep apnea, asma, dan kerusakan hati. Setiap kali ada kesempatan, berbicaralah dengan anak Anda tentang pilihan dia untuk memilih makanan sehat dan berolahraga. Berbicara soal berat badan bisa dilakukan saat belanja, menyiapkan makan malam.

”Hubungan yang sehat dengan makanan dan olahraga, itulah tujuan utamanya,” kata Krieger seperti dikutip laman WebMD.

Bahkan jika anak Anda datang kepada Anda dan mengatakan bahwa dia ingin menurunkan berat badan atau memberi tahu bahwa dia diejek di sekolah tentang berat badannya, fokus pembicaraan tidak harus kepada penurunan berat badan atau pada seberapa gemuk anak Anda. Ubah fokus dengan menginformasikan kepada dia bagaimana cara menjaga tubuh lebih sehat.

Sangat penting untuk diingat bahwa anak yang kelebihan berat badan sering tidak perlu untuk menurunkan berat badan. Dia hanya perlu tumbuh sesuai dengan berat badannya. Untuk memastikan, periksakan ke dokter. Sementara itu, dia perlu melakukan kebiasaan yang baik, seperti makan sehat dan berolahraga.

Ketika anak mencapai usia sekolah, mereka lebih mandiri dengan apa yang dia makan dan seberapa aktif dia. Nah orangtua bertanggung jawab untuk memilih makanan dan kegiatan setiap anak. Namun, pengetahuan bagaimana makan yang benar dan menjaga kesehatan adalah keterampilan yang mereka butuhkan untuk hidup.

”Tanyakan kepada anak apakah ada hal-hal yang ingin mereka lakukan untuk menjadi sehat,” saran Stephanie Walsh MD, seorang direktur medis pada divisi kesehatan anak di Children’s Healthcare of Atlanta.

Biarkan mereka memilih buah-buahan dan sayuran di supermarket atau membantu merencanakan menu makan malam. Mintalah dia untuk memilih olahraga apa yang ingin dimainkan atau mendaftar ke sebuah klub olahraga.

”Biarkan dia yang memutuskan,” kata Walsh.

”Jika dia pikir, dia lebih suka untuk melakukannya. Karena tidak ada orang yang suka diberi tahu apa yang harus mereka lakukan,” lanjutnya.

Ketika berbicara tentang nutrisi, jelaskan bahwa makanan sehat membuat tubuh lebih kuat dan dia akan jadi lebih cerdas dan menjadi yang terbaik di sekolah. Sediakan di kulkas dan dapur makanan-makanan sehat, seperti yoghurt rendah lemak, potongan-potongan sayuran dan hummus, roti gandum kecil, dan keju rendah lemak,dan biarkan dia memilih sendiri.

Buat aturan dalam keluarga tentang berapa banyak dia boleh menonton TV dan bermain video games, dan semua orang dalam rumah, termasuk orangtua, harus mengikuti aturan tersebut. Anak-anak pada setiap jenjang usia akan belajar dari yang dilakukan orangtuanya, sebanyak apa pun yang dia katakan.Seluruh keluarga akan mendapatkan untung ketika Anda meracik makanan sehat dan gaya hidup aktif untuk keluarga.

”Keluarga yang berhasil adalah jika setiap orang dalam keluarga menjalankan (gaya hidup sehat) bersama-sama,” kata Krieger.

Pujilah anak jika dia mengonsumsi sebuah apel untuk camilan atau memutuskan untuk melakukan olahraga menembak setelah pulang sekolah. Namun, jangan lantas senang jika dia kehilangan 10 pon berat badannya.
(SINDO//nsa)

First Media Hadirkan Koneksi Internet Super Speed

Penambahan kecepatan FastNet hadirkan sensasi baru gaya hidup digital
Perkembangan teknologi dan gaya hidup digital masyarakat modern kini tidak terlepas dari akses internet yang andal, berkecepatan tinggi  dan tanpa putus. Sayangnya, konsumen masih mengeluhkan akses internet yang lambat sehingga tidak mampu memuaskan kebutuhan mereka, baik untuk keperluan hiburan, belajar, maupun untuk bisnis.
Gaya hidup digital yang semakin tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari mendorong penyedia layanan dan perangkat teknologi informasi terus berinovasi untuk memenuhi tuntutan masyarakat modern tersebut.

JAKARTA, 26 Agustus 2011-  First Media , penyedia layanan televisi berbayar dan jaringan komunikasi pita lebar terbesar di Indonesia, mulai hari ini meningkatkan kecepatan akses internet guna menjawab kebutuhan gaya hidup digital yang menuntut layanan internet super cepat tanpa putus.
Untuk memuaskan tuntutan pelanggan yang makin tinggi, First Media meningkatkan kecepatan akses tiga paket FastNet sekaligus hingga dua kali lipat, yakni FastNet Express dari 2 Mbps menjadi 3 Mbps, FastNet Premium dari 3 Mbps menjadi 6 Mbps, dan FastNet Professional dari 6 Mbps menjadi 12 Mbps.
Adapun, kecepatan dan tarif untuk paket FastNet Family dengan kecepatan 1 Mbps dan FastNet Ultimate 20 Mbps tetap.
Dan sebagai penghargaan kepada pelanggan, First Media tetap memberlakukan harga yang sama untuk menikmati fasilitas internet tersebut dan merasakan sensasinya yang akan dimulai akhir Agustus 2011.
Selain itu, pelanggan yang melakukan upgrade kecepatan FastNet selama periode September—Oktober 2011 mendapatkan kesempatan emas untuk menikmati hadiah-hadiah fantastis dari First Media.  Hadiah itu antara lain 60 iPad 2, 40 laptop, ratusan hard disk eksternal, dan hadiah utama
berupa satu unit mobil Ford Fiesta. Bagi yang berlangganan pada September 2011 juga mendapatkan kesempatan gratis berlangganan FastNet Kids selama 6 bulan.
Sales Director First Media Dicky Moechtar mengatakan peningkatan kecepatan akses internet yang cukup signifikan ini untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital, di mana pelanggan dapat melakukan upload dan download, streaming video dan musik tanpa buffering yang menganggu.
Langkah tersebut sekaligus untuk menjawab kebutuhan dunia bisnis yang membutuhkan akses broadband yang makin andal sehingga dapat mendukung produktivitas.
“Teknologi berkecepatan tinggi sudah menjadi kebutuhan penting bagi pengguna internet dewasa ini. Dengan kebutuhan akan informasi serta hiburan di dalam rumah tangga yang makin tinggi dan berbeda untuk tiap anggota keluarga, bukan zamannya lagi mengakses internet dengan kecepatan yang terbatas,”  kata Dicky.
Menurut Dicky, kecepatan akses internet yang ideal untuk memenuhi tuntutan gaya hidup digital saat ini adalah minimal 3 Mbps, di mana konsumen dapat menikmati upload maupun download, streaming video dan musik tanpa buffering yang menganggu.
“Tren kecepatan minimal 3 Mbps sudah menjadi sebuah gaya hidup menikmati dunia digital yang baru secara nyaman dan tanpa batas. Peningkatan kecepatan akses internet ini menjawab tren baru tersebut,” kata Dicky.
Langkah First Media ini juga membantu meningkatkan kecepatan akses internet Indonesia yang saat ini relatif masih rendah dibandingkan dengan negara lain di dunia. Berdasarkan data kecepatan internet dunia per Maret 2011, dari sekitar 200 lebih negara dan wilayah, Indonesia berada di posisi 146 dalam kategori kecepatan akses, khususnya download, internet. Kecepatan akses internet di Indonesia rata-rata hanya 1,34 Mbps, jauh di bawah Korea Selatan (33 Mbps), Jepang (16,33 Mbps), dan Singapura (17,62 Mbps).
Padahal, menurut Dicky, kebutuhan akses internet di Indonesia sebenarnya sangat besar, dilihat dari jumlah pengguna social media, seperti facebook dan twitter, yang termasuk terbanyak di dunia. Indonesia merupakan pengguna facebook terbesar kedua di dunia dengan jumlah 35,5 juta per Maret 2011.
Adapun, pengguna twitter di negara ini lebih dari 4,8 juta pengguna atau keempat terbesar dunia.  Indonesia juga merupakan pengguna blog yang cukup besar, di mana hingga Oktober 2010 sudah ada 3,2 juta blogger yang mem-posting lebih dari 4,1 juta blog.
“Untuk mengimbangi pesatnya penggunaan internet di kalangan masyarakat, penyedia akses internet, termasuk First Media, perlu terus meningkatkan layanannya sehingga Indonesia sejajar dengan negara-negara lain di dunia, dalam hal kecepatan akses internet,” kata Dicky.
Adapun bagi para internet freak, First Media juga telah menyediakan paket Fastnet Ultimate yang menawarkan layanan internet berkecepatan sangat tinggi hingga 20 Mbps.
Dengan Fastnet Ultimate 20 Mbps, konsumen dapat menikmati akses internet berkualitas tanpa batas sehingga dapat digunakan secara cepat dan maksimal untuk streaming video beresolusi tinggi, games online dan menikmati foto, musik maupun film.
First Media merupakan perusahaan media pertama di Indonesia yang menawarkan akses kecepatan 20 Mbps unlimited kepada konsumen, hal ini diyakini akan membawa perubahan penting dalam mengakses jejaring internet secara multimedia dan lebih komprehensif.

Hi hi hi hiii....